

“Kalau sakitnya datang, Nugraha cuma bisa menangis sekencang-kencangnya, sampai saya gendong erat supaya dia tenang…”
ucap Bu Lisna, sambil menatap anak semata wayangnya yang terus menahan rasa sakit.

Sejak usia 2 bulan, Nugraha harus hidup dengan penyakit kepala membesar akibat penumpukan cairan di rongga kepala.
Setiap hari, cairan itu terus bertambah hingga membuat kepala Nugraha membesar mencapai 17 kilogram hampir seberat seluruh tubuhnya.
Bayangkan, tubuh sekecil itu harus menanggung beban sebesar itu setiap saat.

Kini, di usia yang baru 1,5 tahun, kepala kecil itu terus membesar, sementara tubuhnya makin lemah.
Tangisannya hampir tak pernah berhenti.

Setiap kali rasa sakit datang, Bu Lisna hanya bisa memeluknya erat, berharap pelukan itu sedikit meredakan derita yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Namun penderitaan mereka tidak berhenti disitu, ayah Nugraha pergi meninggalkan mereka.
Ayahnya seakan malu memiliki anak sepertinya, hingga memilih untuk meninggalkan keluarga yang tengah berjuang.
Jangankan membantu biaya pengobatan, kabarnya pun tak pernah terdengar lagi.
Sejak saat itu, Bu Lisna berjuang seorang diri.

Setiap hari ia berjualan tutut di pinggir jalan, itupun bukan miliknya, ia hanya ikut menjualkan. Kadang hanya laku Rp15.000 – Rp30.000, bahkan sering tidak laku sama sekali. Dan di saat-saat sepi itulah, Bu Lisna sering menangis diam-diam di pinggir jalan.

Ia menangis bukan karena malu, tapi karena hatinya remuk memikirkan anaknya di rumah yang mungkin sedang menangis kesakitan tanpa bisa ditenangkan.
Meski begitu, ia tak pernah berhenti. Ia tetap berjuang, tetap berharap, tetap berdoa demi anaknya.
Padahal, setiap hari Nugraha butuh susu khusus, pampers, dan biaya pengobatan rutin agar penyakitnya tidak semakin parah.
Semua itu tidak mungkin terpenuhi dari penghasilan Bu Lisna yang begitu kecil.
#SobatKebaikan, setiap tangisan Nugraha adalah panggilan agar kita ikut hadir membantu.
Mari ulurkan tangan untuk meringankan perjuangan Bu Lisna, agar Nugraha bisa mendapatkan pengobatan yang layak dan kesempatan untuk hidup lebih baik. Bantu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
4. Dapatkan laporan melalui email.
Sekecil apa pun bantuanmu, akan menjadi kekuatan besar bagi Nugraha dan ibunya untuk terus berjuang.
Karena di balik setiap rupiah yang kamu berikan, ada harapan baru bagi seorang bayi kecil yang masih ingin melihat dunia tanpa rasa sakit.
![]()
Belum ada Fundraiser