

Bu Ade tak pernah menyangka, kehamilan yang seharusnya menjadi masa bahagia justru menjadi awal dari ujian besar dalam hidupnya. Bu Ade bertempat tinggal di Garut, Jawa Barat.

Saat usia kandungannya memasuki 4 bulan, ia mulai merasakan gejala aneh. Hidungnya terus tersumbat, flu berkepanjangan, dan perlahan ia kehilangan kemampuan untuk mencium bau.
Namun… demi menjaga kandungannya, Bu Ade memilih menahan semua rasa sakit itu sendirian.
Ia takut pengobatan yang dijalani justru akan membahayakan janin yang sedang ia kandung.
Hari demi hari, rasa sakit itu semakin menjadi.
Benjolan kecil mulai tumbuh di dalam hidungnya.
Semakin lama, semakin membesar… hingga menonjol.
Tapi Bu Ade tetap bertahan.
Ia memilih diam.
Ia memilih kuat… demi anaknya.

Baru setelah sang buah hati lahir, Bu Ade akhirnya memeriksakan diri ke rumah sakit.
Dan saat itulah… kenyataan pahit terungkap.
Dokter mendiagnosis Bu Ade menderita Carcinoma Sinonasal, kanker ganas yang tumbuh di rongga hidung dan sinus.
Kini kondisinya sangat memprihatinkan…
Penglihatannya perlahan hilang.
Hidungnya membengkak, pecah, dan tak lagi berfungsi.
Wajahnya hancur karena kanker yang terus menggerogoti tanpa henti.
Setiap hari, Bu Ade harus menahan rasa sakit yang luar biasa, menjalar ke seluruh tubuhnya.

Di sampingnya, sang suami, Pak Retno, tak pernah pergi. Ia setia mendampingi, mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan segalanya demi kesembuhan istrinya.
Namun… keterbatasan ekonomi menjadi penghalang besar.
Pak Retno hanyalah penjual bandrek keliling. Penghasilannya tak menentu, bahkan untuk makan sehari-hari pun sering kekurangan.
Meski pengobatan ditanggung BPJS, namun kebutuhan lain seperti transportasi, obat tambahan, dan biaya hidup selama pengobatan tidak mampu mereka penuhi.
Hingga akhirnya, mereka terpaksa berhutang ke sana-sini…
Saat ini kondisi Bu Ade sudah sangat kronis. Jika tidak segera mendapatkan penanganan lanjutan, penyakit ini bisa mengancam nyawanya.
Ia sudah berjuang menahan sakit demi anaknya sejak dalam kandungan…
Kini, ia hanya ingin bertahan hidup untuk melihat anaknya tumbuh besar.
Mari bantu Bu Ade.
Karena sedikit bantuan dari kita, bisa menjadi harapan besar untuk hidupnya.
![]()
Belum ada Fundraiser