
Setiap hari, terlihat seorang pria mendorong gerobak cuanki menyusuri jalanan.
Beban yang ia bawa tidak ringan—sekitar 15 hingga 20 kilogram—dan jarak yang ia tempuh bisa puluhan kilometer hingga malam tiba.

Wajahnya lelah, langkahnya pelan, namun ia tetap berjalan. Ia adalah Pak Ade, seorang ayah yang sedang berjuang.
Di balik setiap langkahnya, ada harapan besar untuk anaknya, Azis, yang baru berusia 2 tahun.

Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa, Azis justru harus menahan rasa sakit akibat tumor limfangioma di pipinya. Awalnya hanya benjolan kecil, namun kini terus membesar. Azis sering menangis, sulit makan, bahkan tak bisa tidur dengan tenang karena nyeri yang ia rasakan.
Sebagai penjual cuanki keliling, penghasilan Pak Ade sangat tidak menentu. Kadang ia hanya membawa pulang Rp25.000, kadang sedikit lebih, dan tak jarang pulang tanpa hasil.
Bahkan untuk kebutuhan sehari-hari saja sering kali sulit, apalagi untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Azis yang terus berjalan.

Meski demikian, Pak Ade tidak pernah berhenti berusaha. Setiap hari ia tetap berjualan, memikul beban, dan menyimpan doa yang sama—agar anaknya bisa sembuh dan kembali tersenyum seperti anak-anak lainnya.
Kini, perjuangan Pak Ade tidak bisa ia jalani sendiri. Azis membutuhkan penanganan dan dukungan yang lebih besar agar penyakitnya tidak semakin memburuk.
Yuk bersama bantu penjual cuanki bisa bawa anaknya berobat!
Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi langkah berarti agar Azis bisa kembali menjalani masa kecilnya dengan bahagia.
Dengan cara:
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser